Good evening.

malam ini aku mau cerita tentang pengalaman di Davao. untuk foto2 mending cek aja instagram. @giogregory

nah mungkin gak panjang, yang ditulis cuma sepengelihatan mata saja.

Aku ke Davao itu tanggal 17 Mei. berangkat malem karena ambil tiket murah, tapi tetep aja mahal. flight dari cebu itu jam 8an yaa anggep aja jam 9 deh. sampe sana sekitar jam 10an. dijemput sama Binoy. Binoy ini teman satu kos, dia di medicine-Gullas. kebetulan rumahnya juga di Davao. Tujuan ku ke Davao itu mau liat2 kota nya seperti apa. kata temanku di kamar sebelah itu bilang kalo di Davao itu bersih, rapi, aman terkendali, mau jalan jam 3 pagi pun gak ada masalah, gak macet juga, jalan lebar dan enak deh, apalagi makanan yang murah. dan itu semua benar. aku sampai di sana itu pertama diajak ke MCD, karena udah malem dan laper juga. udaranya juga gak panas2 banget, walaupun matahari nya terik tapi hawanya lumayan dingin lah, gak kaya di Cebu, panas kebakar. setelah dari MCD, kita langsung ke rumah Binoy, aku disambut oleh papa dan mama nya. mereka berdua ini sangat baik dan ramah. tidak banyak obrolan, kita langsung ke tempat tidur dan beristirahat. pagi2 itu kepala pusing banget, mau tidur gak bisa, tidur bentar bangun lagi pusing lagi…

paginya hari minggu itu aku dikasih paracetamol, biar gak sakit lagi kepalanya, dan kita pergi ke tempat bernama EDEN, itu tempat buat rekreasi keluarga dan pre-wed dan segalanya lah yang indah dan natural. kita jalan2 disana cukup lama, dan menyenangkan. oia, untuk foto2 ke @giogregory di instagram, kalo gak salah di widget juga ada foto2nya. nah kita ada janji dengan Domz, dia itu teman di kamar sebelah, rencana kita hari itu ketemu dia di gaisano mall. kita disana makan burger, enak bingit burger nya..😀 lalu, kita ketemu teman2 nya yang lain, ada chad, man2, satu lagi cewek cuma lupa namanya depannya “K”, dan ada lagi Ice, dia bilang itu little sister nya. nah dari situ mulai lah expedisi Davao tentang makanan. pertama kita mengenal yang namanya kulit ayam seharga 5 peso 1 tusuk, usus 5 peso 1 tusuk, nasi juga 5 peso 1 bungkus, jus kelapa 5 peso 1 gelas bisa refill 1x. bisa makan kenyang dengan 25peso saja, ada banyak pilihan lain, cuma aku lupa. lalu ada lagi fish ball kaya nya, itu juga murah. ada lechon, ada BBQ, itu di pinggir jalan, mirip2 malioboro tapi gak rame dan isi makanan, di sisi lain ada juga yang jual sepatu dan baju. itu malem2. setelah itu kita pergi ke bar ato tempat hangout, kita minum beer disana. aku jarang mabuk2an dan belum pernah kecuali 2 hari yang lalu gara2 Gin and Mudshake. sialnya cuma kita berdua yang minum dan besok pagi aku ada kelas. nah kita minum red horse karena san miguel itu tidak enak menurut mereka, dan red horse itu beer yang tergolong kuat. hahaha.. kita minum, ngobrol ketawa2.. seneng deh, trus mereka ngomong2 seperti orang bijaksana.. hahaha.. kita liat jam sudah hampir jam 2, kita berangkat lagi ke pasar, disini kita makan lechon kawali sama apa itu namanya lupa.. hahaha pokoknya sup ada daging sapi nya… lupa harga berapa tapi itu enak. oia itu jam 3an di pasar. pagi2 dan semua aman terkendali, bahkan ada banyak orang kesana, karena makanannya itu fresh pada jam segitu…

Btw, aku sudahi dulu disini, besok atau dilain kesempatan dilanjut lagi… Good nite.

About gregorygavin

Laki-laki kelahiran tahun 1995, januari 5. bercita-cita menjadi pekerja sukses, bisa bermain gitar walau tidak jago.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s